MAJENE – Sebagai bagian dari implementasi tugas TNI dalam OMSP serta wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Aramco di wilayah teritorial Kodim 1401/Majene kini telah mencapai progres 50 persen. Jembatan yang menjadi salah satu akses vital bagi masyarakat tersebut berlokasi di Desa Sulai, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Selasa (23/6/2026).
Pengerjaan jembatan terus dilakukan secara bertahap dengan fokus pada penimbunan bagian atas konstruksi Aramco. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memperkuat struktur jembatan sekaligus memastikan kualitas bangunan tetap sesuai perencanaan sehingga aman digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Di lokasi pembangunan, personel Kodim 1401/Majene bersama warga terlihat bergotong royong mengangkut dan meratakan material timbunan. Meski cuaca cukup terik, semangat kebersamaan tetap terjaga. Kehadiran TNI dan masyarakat yang bekerja bahu-membahu menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di pedesaan.
Babinsa Desa Sulai, Serda Ibrahim, mengatakan pembangunan Jembatan Aramco diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai akses penghubung antarwilayah.
"Pembangunan Jembatan Aramco ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat serta meningkatkan perekonomian warga di wilayah Desa Mekkatta dan sekitarnya, " ujar Serda Ibrahim.
Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai rencana. Dengan progres yang telah mencapai 50 persen, jembatan tersebut diharapkan segera dapat digunakan sehingga akses transportasi warga menjadi lebih mudah, sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.
